5 Pemain Dengan Rekor Penampilan Terbanyak di Bundesliga

Sebanyak 50 klub berkompetisi di Bundesliga sejak pendiriannya. Sejak tahun 1970, FC Bayern Munich telah mendominasi kejuaraan, dengan memenangkan gelar 21 kali. Namun Bundesliga juga memiliki juara lain yang juga paling menonjol, antara lain Hamburger SV, Borussia Dortmund, Werder Bremen, Borussia Mönchengladbach dan VfB Stuttgart. Dari sekian banyak tim yang terlibat, terdapat beberapa pemain yang memecahkan rekor bermain di Bundesliga terbanyak. Berikut 5 Pemain Dengan Rekor Penampilan Terbanyak di Bundesliga:


1. Karl-Heinz Korbel (602 pertandingan)
Karl-Heinz ”Charly” Korbel adalah mantan bek sepakbola profesional Jerman. Dia saat ini menjadi anggota Direksi Sepak Bola Eintracht Frankfurt, dan juga pengurus akademi sepakbola tersebut. Korbel menghabiskan karier sepakbolanya bersama dengan tim Eintracht Frankfurt 1972-1991, dengan rekor penampilan paling banyak di Bundesliga yakni 602 kali penampilan. Ia enam kali memperkuat tim nasional Jerman. Saat ini, Korbel mengelola Akademi Eintracht dan membuka sebuah toko olahraga di kota kelahirannya Dossenheim.
Karl-Heinz Korbel


2. Manfred Kaltz (581 pertandingan)
Manfred adalah mantan pemain sepak bola dan manajer Jerman. Kaltz bermain di Bundesliga untuk Hamburger SV dan 13 kali (satu gol) untuk FC Mulhouse di Ligue 1. Ia kembali ke Hamburg musim setelah itu, akibat FC Mulhouse yang terdegradasi dari Ligue 1 pada akhir 1989-90. Secara total ia bermain di 581 pertandingan Bundesliga untuk Hamburger SV. Kaltz adalah pemain yang ahli dalam adu penalti, dia menyumbangkan Hamburg dengan mencetak 53 dari 76 gol dari titik pinalti, sebuah rekor tersendiri di Bundesliga. Di antara banyak prestasinya, Kaltz juga memegang rekor enak mencetak gol terbanyak di Bundesliga sendiri, enam.
Manfred Kaltz


3. Oliver Kahn, (557 pertandingan) 
Oliver Kahn adalah penjaga gawang Jerman yang bertinggi badan 188 cm dan 86 kali memperkuat negaranya. Ia bermain untuk negaranya (sejak 1995) dan klub Bayern Munich (sejak 1994) dan 429 kali tampil untuk klub tersebut. Dia berjuluk King Kahn atau Kahn, the Titan karena cara bermain sepak bolanya. Oliver Kahn merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola di Jerman dan dunia. Ia merupakan kiper yang sangat tangguh, memiliki daya juang yang tinggi dan kepemimpinan yang tegas. Terbukti ia mampu menyabet gelar kiper terbaik dunia versi IFFHS pada tahun 1999, 2000, dan 2002, serta menjadi kapten di Timnas Jerman (2001-2004) dan Bayern Munich (2002-2008).
Oliver Kahn


4. Klaus Fichtel, (552 pertandingan)
Klaus Fichtel adalah mantan pemain sepakbola Jerman yang bermain sebagai bek.
Dia memulai karirnya dengan Schalke 04 dan setelah empat tahun dengan SV WerderBremen ia kembali ke Schalke. Total penampilannya di di Bundesliga adalah 552 pertandingan (14 gol).  Fichtel memenangkan 23 gelar dalam empat tahun dengan Jerman Barat  antara 1967 dan 1971, mencetak satu gol melawan Skotlandia pada tahun 1969. Dia adalah bagian dari skuad Jerman Barat di Piala Dunia FIFA 1970, dan bermain dalam lima pertandingan selama turnamen.
Klaus Fichtel


5. Miroslav Votava, (546 pertandingan)
Miroslav ”Mirko” Votava adalah pemain sepak bola dan mantan pelatih Jerman.
Sebagai gelandang bertahan yang memiliki stamina dan kesadaran taktis, Votava telah bermain di 546 pertandingan di Bundesliga, dan pensiun pada usia 41 tahun. Sebagian besar karirnya dihabiskan di Jerman dengan Werder Bremen, dan ia telah memenangkan total lima gelar - dia juga menghabiskan delapan tahun dengan Borussia Dortmund.
Miroslav Votava






Sumber: uniknya.com

0 comments:

Nike: Write the future

Legend

0 comments:

Liga Sepakbola Terkecil di Dunia!

Kepulauan Scilly
Lokasi: Samudera Atlantik, 40 kilometer dari lepas pantai Inggris.
Jumlah Pulau Berpenghuni: Lima
Luas: 16,3 km persegi
Populasi: sekitar 2.100 jiwa
Kota Terbesar: Hugh Town




Ini Dia Liga Terkecil di Dunia. Percayakah anda jika ternyata di dunia ini ada sebuah liga sepakbola yang hanya beranggotakan 2 klub? Dengan dua klub saja, mereka bisa berkompetisi di sebuah kompetisi liga dan dua turnamen piala domestik!
Keunikan ini terjadi di Liga Sepakbola Kepulauan Scilly yang berada di wilayah Britania Raya, satu rumpun denggan Inggris, Irlandia, Skotlandia, dan Wales. Maka sudah layak kiranya jika liga ini dimasukkan Guinness World Records sebagai liga paling kecil di seluruh dunia.


Liga Sepakbola Kep. Scilly

Berdiri: 1920
Jumlah Divisi: 1
Jumlah Klub: 2 (Garrison Gunners dan Woolpack Wanderers)
Piala Domestik: 2 (Wholesalers Cup dan Foredeck Cup)

Sejarah Liga
1920-an: Digelar Lyonnesse Inter-Island Cup, diikuti oleh wakil2 dari pulau St. Mary's, Tresco, St. Martins, Bryher, dan St. Agnes.
1950-an: Kontestan berkurang menjadi dua saja, yaitu Rangers dan Rovers
1984: Rangers berganti nama menjadi Garrison Gunners, sedangkan Rovers menjadi Woolpack Wanderers dan bertahan hingga sekarang.

Tentang Liga
* Selalu digelar di lapangan sepakbola Garrison di St. Mary's
* Kompetisi digelar tiap Minggu sebanyak 12 kali antara kedua tim.
* Usia pemain di atas 30 tahun karena para penduduk usia muda Kep. Scilly lebih banyak pergi ke pulau utama Inggris untuk melanjutkan kuliah / pendidikan akibat tidak adanya sekolah lanjutan.
* Digelar antara November hingga akhir Maret
* Anggota tim dibentuk oleh masing2 kapten kedua tim.





Pada awalnya, liga sepakbola di Kep. Scilly diikuti oleh perwakilan klub dari lima pulau kecil: St.Mary's, Tresco, St. Martins, Bryher, dan St. Agnes. Namun menjelang tahun 1950an, tinggal 2 kontestan liga yang tersisa, yakni Rangers dan Rovers. Rangers akhirnya berubah nama menjadi Garrison Gunners, sedangkan Rovers menjadi Woolpack Wanderers.

Kepulauan Scilly

Kepulaan Scily sendiri terletak di Samudra Atlantik, sekitar 45 km dari garis lepas pantai Inggris. Kepulauan ini tersusun dari hampir 150 pulau kecil, dimana hanya 56 diantaranya yang berpenghuni. Total populasi di wilayah ini tidak sampai 3000 jiwa.

Jalannya Kompetisi

Dengan hanya beranggotakan 2 tim, jalannya kompetisi mungkin saja terasa membosankan. Kedua klub saling bertanding sebanyak 13 kali dalam semusim di lapangan sepakbola Garrison setiap hari Minggu. Periode kompetisi digelar pada pertengahan November hingga akhir Maret.

Jelas saja liga yang ada di sini hanya menjadi hiburan semata. Bagaimana tidak, sebuah klub mengikuti kompetisi dimana runner-up memiliki arti yang sama dengan penghuni dasar klasemen. Para pemainnya pun tidak tetap. Setiap awal musim, kapten kedua klub baru memilih nama-nama yang bermain bagi Gunners dan Wanderers.


Sayangnya, liga ini terancam punah karena minimnya pemain muda. Para remaja cenderung meninggalkan pulau untuk sekolah dan enggan kembali karena minimnya lowongan pekerjaan.


sumber: BOLA, wikipedia, kowandy.com, unik.us

0 comments:

5 Pesepak Bola Inggris yang Hidup Mewah

GAJI besar yang diterima para bintang sepakbola dunia, membuat mereka mudah untuk mendapatkan kemewahan dunia. Rumah mewah, mobil mewah, dan istri cantik menjadi hiasan glamour bintang-bintang lapangan hijau di luar lapangan.
Sehingga tak mengherankan, kehidupan mewah para bintang lapangan hijau ini banyak mendapat perhatian publik, tidak kalah menariknya dengan kehebatan mereka mengocek bola di lapangan hijau. Gosip-gosip kehidupan mereka, banyak diminati oleh publik dunia. Mereka ingin tahu, seperti apa kehidupan para bintang itu dengan gaji yang sangat besar.


1. Wayne Rooney
Striker andalan Manchester United ini memiliki rumah neo-Georgia di daerah Cheshire, Inggris yang bernilai £11,3 juta atau sekitar Rp160 miliar. Rooney sudah menghabiskan uang sebesar £4 juta atau sekitar Rp56 miliar untuk memperbaiki rumah yang dibelinya di tahun 2004. Ia memiliki bioskop mini, kolam renang, bahkan sebuah stadion pribadi. Tidak hanya itu, Rooney dan sang istri, Coleen, juga sangat ketat untuk urusan pengamanan rumah, Mereka menghabiskan £30 ribu atau sekitar Rp425 juta untuk kamera CCTV.


2. Frank Lampard
Gelandang veteran Chelsea ini memiliki rumah di daerah Chelsea bernilai £8,5 juta atau sekitar Rp120 miliar. Rumah utamanya itu hanya berjarak beberapa blok saja dengan Stamford Bridge. Rumah yang memiliki enam kamar tidur dan enam kamar mandi itu sayangnya harus dijual ketika hubungan Lampard dan tunangannya ketika itu, Elen Rives, berakhir. Tapi, ia tidak perlu khawatir harus mencari rumah baru karena ia juga sudah memiliki rumah di daerah Surrey, Inggris yang bernilai £5 juta atau sekitar Rp71 miliar. Di rumah ini ia menghiasi garasi mobilnya dengan mobil Ferrari 599 berwarna biru.


3. Peter Crouch
Meskipun sudah pindah ke Stoke City, tapi suami dari Abbey Clancy ini memiliki rumah di daerah Weybridge, Surrey, Inggris dengan empat kamar tidur yang bernilai lebih dari £5juta atau sekitar Rp78 miliar. Ia menghabiskan sekitar £880 ribu atau sekitar Rp12 miliar untuk memperbaiki rumahnya. Salah satunya dibelanjakan untuk membeli mobil Ferrari dan tempat tidur panjang yang sesuai dengan tinggi badannya yang hampir 2 meter.


4. Steven Gerrard
Kapten Liverpool ini memiliki rumah di Freshfield, Merseyside, Liverpool. Rumah dua lantai yang bernilai £3,35juta atau sekitar Rp47 miliar itu memiliki sebuah pusat kebugaran yang besar. Rumah yang dikelilingi kaca dan tembaga senilai £350 ribu atau sekitar Rp4 miliar itu juga mempunyai kode pos yang berbeda dengan rumah di sekitarnya. Di tahun 2007 rumah Gerrard pernah dibobol maling yang mengambil perhiasan dan jam tangan mewah bernilai ratusan ribu poundsterling.


5. John Terry
Kapten Chelsea ini memiliki rumah di daerah Oxshott, Surrey, Inggris senilai £3 juta atau sekitar Rp42 miliar. Di dalamnya terdapat kolam renang, sauna, jacuzzi dan juga pusat kebugaran pribadi. Ia juga membelikan sang ibu dan juga mertuanya rumah di daerah yang sama. Oxshott memang daerah yang populer untuk pesepakbola, selain Terry ada Ashley Cole, Scott Parker dan Joe Cole juga mempunyai rumah di daerah tersebut.


Sumber: Uniknya.com, Tribunnews.com

0 comments:

10 Karikatur Unik Pesepakbola Dunia

Karikatur pesepakbola di bawah ini sangatlah kocak. Beberapa memperlihatkan ciri khas tak terbantahkan, misalnya Ronaldinho dengan gigi tonggosnya. Juga potongan rambut yang sangat keren. Memang, beberapa masih menggunakan kostum klub lama, tapi semuanya lucu dilihat. Inilah karikaturnya:




1. Carlos Puyol


(sumber:dumage.com)

2. Lionel Messi 


(sumber:dumage.com)

3. Kaka 


(sumber:dumage.com)

4. Michael Ballack 


(sumber:dumage.com)

5. Ronaldinho 


(sumber:dumage.com)

6. Wayne Rooney 


(sumber:dumage.com)

7. David Beckham 


(sumber:dumage.com)

8. Thierry Henry

(sumber:dumage.com)

9. Carlos Tevez


(sumber:dumage.com)

10. Pele


(sumber:dumage.com)


sumber: dumage.com | uniknya.com

0 comments:

Kekalahan telak Indonesia jadi bahan olok-olok di Malaysia

0 comments:

Goal Celebration Fail..Fail..Fail



0 comments:

Kumpulan Kejadian Gagal Mecetak Gol 2010

Miss



0 comments:

Fans Anak Kecil Yang Lucu Saat Liverpool Meraih Gelar Carling Cup Melawan Cardiff.


Seorang anak bernama "Shea" yang berumur 5 tahun ini, tidak sengaja menusuk kan jempolnya ke matanya, terjadi saat merayakan kemenangan Liverpool melawan Cardiff dalam laga Final Piala Carling.
 

0 comments:

5 Penemuan Unik Teknologi untuk Sepak Bola

[UNIKNYA.COM]: Sebagai olahraga paling digemari di dunia, sepak bola akan terus melakukan revolusi. Kepuasan pelakunya, baik pemain, perangkat pertandingan hingga penonton adalah tujuan dari revolusi tersebut. Namun diakui atau tidak, revolusi yang dilakukan sepak bola lebih didasari karena ketidak puasan hingga dianggap dibutuhkannya sebuah teknologi. Sayangnya dilibatkannya teknologi dalam sepak bola melahirkan pro dan kontra. Seperti teknolgi yang akan dirangkum uniknya.com di bawah ini;


1. Bola CTRUS Dilengkapi Kamera
Kontoversi tidak disahkannya gol Frank Lampard ke gawang Jerman pada Piala Dunia 2010 melatarbelakangi lahirnya bola pintar yang dinamai CTRUS.Berulangkali Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA mengungkapkan keinginannya untuk meminimalisasi kontroversi dari keputusan wasit di lapangan seperti yang terjadi pada gol Lampard. Walaupun FIFA juga mengakui kontroversi wasit merupakan hal yang manusiawi karena segala keterbatasan dari manusia. Hingga akhirnya ditemukannya CTRUS, bola yang dilengkapi kamera di dalamnya sehingga bisa mengirimkan sinyal pada perangkat khusus yang dikenakan wasit, kalau telah terjadi gol.Namun beberapa pelaku sepak bola, menolak teknologi seperti itu dilibatkan dalam sepak bola, karena bisa merusak keindahan dan sifat alaminya. Tapi FIFA berencana akan menggunakan revolusi teknologi terbaru ini di beberapa turnamen, sekaligus sebagai bola masa depan.
Spoiler:

2.Jam Referee Third Eye
Semua pasti sependapat keakuratan dan ketepatan dari wasit dalam mengambil sebuah keputusan mendapat porsi penting dalam pertandingan sepak bola. Namun karena wasit adalah manusia dengan segala keterbatasannya, kontroversi keputusan kurang tepat pun sering terjadi, seperti masalah offside atau pelanggaran. Untuk membantu meminimalisasi keputusan kurang tepat itulah, seorang desainer, bernama Andy Kurovets, mendesain jam khusus untuk wasit sepak bola yang diberi nama Referree Third Eye, dilengkapi bluetooth, sehingga asisten wasit hingga wasit cadangan bisa langsung mengirim sinyal jika sebenarnya telah terjadi offside, pelanggaran atau seharusnya penalti. Bahkan wasit utama bisa melihat kejadian sebenarnya di layar. Jika lampu berwarna merah berarti telah terjadi pelanggaran, sedangkan lampu hijau tidak terjadi pelanggaran, sehingga wasit bisa langsung membuat keputusan secara objektif.
Spoiler:

3. Plester Kinesio
Nama Gareth Bale semakin menjulang di Liga Inggris berkat permainannya yang luar biasa. Terutama kecepatan pemain asal Wales ini selalu melesat sambil membawa bola. Ternyata kebugaran Bale dibantu sebuah teknologi plester kesehatan untuk pengobatan otot agar bisa bekerja lebih maksimal yang dinamai Kinesio. Lihat saja saat Bale berlaga, kinesio akan selalu menempel di kakinya. Walaupun sebenarnya Kinesio yang ditemukan dokter asal Jepang, Kenzo Kase pada tahun 1970 dan sudah dipakai olahragawan profesional sebelumnya, namun di tangan pesepakbola lah, kinesio semakin dikenal. Plester ini sangat fleksibel dan bisa dipakai di bagian tubuh manapun, tanpa menghambat gerak. Permukaan plester ini bersisik seperti kulit ular dan bisa mengangkat kulit dan memperbaiki sirkulasi darah. Bahkan meningkatkan tenaga dengan cara mengurangi energi yang hilang pada saat otot bergerak. Seperti melesatnya pergerakan Bale.
Judul Spoiler:

4. Armour Bite Mouthpiece (Pelindung Gigi)
Seperti halnya plester kinesio, untuk melahirkan performa maksimal olahragawan, terutama pesepakbola terus dikembangkan. Terutama untuk memperlebar aliran nafas agar jumlah zat yang membuat fungsi paru-paru meningkat. Salah satunya Armour Bite Mouthpiece. Pelindung gigi bisa meningkatkan kuantitas udara yang masuk ke dalam tubuh penggunanya. Armour bite mouthpiece pas dengan bentuk deretan gigi bawah sehingga membantu mempertahankan kerenggangan optimal antara deretan gigi dan mencegah kecenderungan mengatupkan rahang saat berolahraga, sehingga jalan udara terbuka, produksi asam laktat berkurang 25% dalam latihan selama 30 menit dan kekuatan meningkat hingga 20%. Presiden Armour Bite, Eric Solem mengatakan alat ini akan meningkatkan reaksi sementara level kortisol, hormon yang memicu stres dan kelelahan akan menurun.
Spoiler:


5. Plester dan Krim Dada
Anda pasti tidak akan pernah lupa dengan style dari mantan striker Liverpool, Robbie Fowler yang selalu mengenakan sported plester di hidungnya. Ternyata plester tersebut bukan hanya untuk tampil gaya, melainkan dirancang untuk menahan lubang hidung terbuka lebih lebar, sehingga pernafasan melalui hidung menjadi lebih mudah. Produk serupa dikemas dalam bentuk berbeda, yakni berbentuk krim yang dioleskan di dada. Fungsinya mempermudah pernafasan saat berolahraga, seperti yang biasa dilakukan Patrick Vieira. Hanya saja yang memakai krim dada akan terlihat lebih jorok, lantaran seperti adanya ingus di dada pemain.

Spoiler:

Sumber: uniknya.com

0 comments:

Bagaimana Jadinya kalo Liga-liga Top Eropa di komentatori oleh orang indonesia? cekidot gan

tonton video nya ya, dijamin gak nyesel kalo buffering :D




















0 comments:

Manchester United Vs Ajax 1-2 Highlights

0 comments:

Sejarah Dibalik Lagu UEFA Champions League Theme


Pasti udah tau kan gan ajang kejuaraan antargrup Eropa yang diselenggarakan setiap tahun ini....
Ya,UEFA Champions League adalah kejuaraan antarklub paling prestisius yang diikuti oleh klub-klub Erpoa tersukses
Kompetisi yang digagas pada tahun 1955 dan dulu berama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs' Cup ini memiliki trofi untuk para juara yang memiliki nama "The Big Ears" (Telinga Besar)





Sejak kompetisi ini digelar ada satu klub yang menyandang sebagai klub yang paling banyak memenangkan trofi Liga Champions ini yaitu Real Madrid(9 kali) dan yang menyandang sebagai juara bertahan adalah klub Barcelona



 Tapi dibalik itu semua pasti udah pada tau kan gan lagu UEFA Champions League yang selalu disetel sebelum dan sesudah pertandingan Liga Champions digelar...









Itu lagu judulnya "ZADOK THE PRIEST" (artinya Zadok Sang Iman) yang digubah oleh George Frideric Handel (1685–1759).Itu lagu sebenarnya adalah lagu pemahkotaan Raja George II dari Inggris yang dilaksanakan pada tahun 1727. Sejak pertama kali ditampilkan hingga kini, lagu tersebut selalu dinyanyikan pada setiap upacara pemahkotaan monarki Inggris.


King George II

Syair lagu tersebut pertama kali dibawakan oleh kelompok paduan suara SSAATBB.Syair lagu itu diambil dari Alkitab,yaitu kisah pengurapan Salomo (dilantik sebagai raja Israel)di kitab 1 Raja-Raja 1:38–40. Syair yang digunakan bukanlah merupakan kutipan langsung dari teks bersangkutan, melainkan suatu parafrase, yang mungkin dibuat oleh sang penggubah lagu sendiri yaitu George Frideric Handel
  George Frideric Handel
Lagu versi full-nya :












Berikut ada syair dari lagu tersebut :


Ceux sont les meilleurs equipes,
Es sind die aller besten Mannschaften, the main event.
Die Meister, die Besten, les meilleurs equipes, the champions.
Les grandes et les meilleurs!
Eine grosse stattliche Veranstaltung, the main event:
These are the men,
Sie sind die Besten,
These are the champions!
Die Meister, die Besten, les meilleurs equipes, the champions.
Die Meister, die Besten, les meilleurs equipes, the champions.


nih translatenya:


These are the very best teams,(French)
They are all the very best teams(German)
The main event(English)

The Champions,(German) The Best(German), The Great Teams(French),The Champions(English)

A Great Union(French)
A Great Sports Event(German)
The main event(English)

They are the best(French)
They are the best(German)
These are the champions(English)

The Champions,(German) The Best(German), The Great Teams(French),The Champions(English)

The Champions,(German) The Best(German), The Great Teams(French),The Champions(English)

Ternyata di lirik lagu Champions league ini....make 3 bahasa yaitu Jerman,Prancis, and Inggris.

Ini ada versi orkestra dari Brazil :



Ini lagu dinyayikan waktu royal weeding antara sahabat ane pangeran william dan kate middleton di Inggris
nih videonya :



walaupun beda tapi ini lagu adalah lagu inti dari "Zadok The Priest"

Berikut lirik lagu diatas :

Zadok the Priest and Nathan the Prophet anointed Solomon King.
And all the people rejoic’d, and said:
God save the King, long live the King, may the King live for ever!
Amen Alleuia!

source:  kaskus

0 comments:

Sejarah Back Pass dalam Sepakbola dan Piala Dunia 1990

Tahukah anda bahwa di era sebelum tahun 1990 peraturan ini belum ada. Jadi setiap tim di Piala Dunia sering melakukan ini untuk strategi bertahan dan juga mengulur ngulur waktu. Bahkan waktu piala dunia 1990, Pat Bonner, kiper Irlandia menahan bola 6 menit dengan cara menggiring bola mengitari kotak penalti lalu kembali memegangnya. -_-




Adalah piala dunia tahun 1990, yang dikenal sebagai piala dunia yang paling tidak atraktif, karena ke-24 tim yang ikut serta menampilkan penampilan yang sangat bertahan. Inilah Piala Dunia yang paling minim gol, tapi dengan kartu merah paling banyak. Hanya 115 gol tercipta dalam 52 pertandingan atau rata-rata 2,21 per pertandingan. Sedangkan wasit mengeluarkan 16 kartu merah dan 164 kartu kuning atau rata-rata 3,46 per pertandingan.

Oiya, tambahan hal hal menarik dari Piala Dunia 1990:
1. Merupakan piala dunia terakhir dimana seorang kiper dapat menerima back pass

2. Merupakan terakhir kali pertandingan di piala dunia jika menang mendapat 2 poin (kalo sekarang kan menang = dapet 3 poin). FIFA membuat peraturan itu dengan alasan yang sama yaitu untuk meningkatkan keatraktifan pertandingan.

3. Merupakan terakhir kali wasit harus memakai jersey warna hitam, guna menghindari kesamaan dengan tim yang bertanding. Jadi setelah piala dunia ini wasit bisa milih jersey dengan warna selain hitam, meskipun hitam masih sering dipake.




4. Merupakan piala dunia terakhir di bagian belakang jersey pemain cuma tertulis nomer doang, setelah ini udah ada namanya dia atas nomer :D


5. Dan merupakan partisipasi terakhir Jerman menggunakan nama Jerman Barat, karena seterusnya berganti Jerman (saja) menyusul dirubuhkannya Tembok Berlin pada 9 November 1989


Hal inilah yang membuat FIFA memutuskan untuk membuat peraturan yang melarang kiper menangkap back-pass itu tadi. Diperkenalkan mulai tahun 1992. Yah, maksudnya biar tercipta sepak bola atraktif kaya yang sekarang ini

source: kaskus

0 comments:

Henry Bangun Akuarium Raksasa di London


Mantan penyerang Arsenal, Thierry Henry, telah mengajukan rencana kontroversial untuk melakukan renovasi total pada rumahnya senilai 5,9 juta pound di London Utara dan menggantinya dengan sebuah properti yang lebih besar.

Seperti dilansir dari Caught Offside, ada bangunan baru yang akan dibangun tersebut, Henry ingin membuat sebuah akuarium raksasa setinggi 40 kaki dengan biaya tak kurang dari 250 ribu pound.

Rumah tersebut dibeli Henry tahun 1999 lalu dan disebut-sebut sebagai salah satu contoh terbaik dari arsitektur modern di Inggris.

Akuarium raksasa tersebut akan menampung lebih dari 5 ribu galon air dan rencananya akan diisi 300 lebih berbagai jenis ikan dan biota air lainnya.

Menurut laporan Dailymail, sejumlah pihak menilai rencana Henry tersebut sebagai sebuah tindakan pemborosan, namun ada pula yang menganggap hal itu wajar, mengingat Henry kini sudah tak lagi tinggal di London dan hanya beberapa kali saja pulang ke rumahnya tersebut.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Henry, yang pekan lalu telah kembali ke New York Red Bulls setelah masa pinjamannya selama dua bulan bersama The Gunners berakhir.

Sumber: http://www.bola.net/bolatainment/henry-bangun-akuarium-raksasa-di-london-583ecd.html

0 comments:

10 REASONS CHELSEA FANS SHOULD PIPE DOWN AND SUPPORT ANDRE VILLAS-BOAS

It's time Chelsea stood by their manager and gave him the time and support he needs to be a long-term success




Andre Villas-Boas is getting stick this week for losing the Stamford Bridge dressing room, but Chelsea fans need to look at the bigger picture.

This is why they should stick with their talented young manager…

CHELSEA NEED STABILITY
Chelsea need a manager who feels comfortable planning for the future. At Man United, Sir Alex is happy to sign players like Fabio and Rafael, who he nutures into the starting line-up gradually over time, whereas every Chelsea manager is always looking over his shoulder, thinking about the short-term.


MAN CITY AND VALENCIA PERFORMANCES PROVE HE HAS GREAT POTENTIAL AT CHELSEA
If Villas-Boas is so out of his depth, how did he manage to mastermind deserved victories over league leaders Man City and dump Valencia out of Europe with a convincing 3-0 victory? Yes, it's his job to get players performing every week, but senior players are paid millions to put in as much effort against Wigan as they do against Man City or Valencia.


ARROGANT CHELSEA STARS SHOULD CHANGE, NOT VILLAS-BOAS
The unforgiving performance at Goodison Park last weekend wasn't down to Villas-Boas. Chelsea's players weren't run ragged or out of position, they were organised but seemed to lack any real desire or bottle. It's time they stopped feeling sorry for themselves and battled for fourth spot. No team has a god-given right to be title contenders.


THEY'RE (MOSTLY) NOT HIS PLAYERS
Villas-Boas was employed to oversee a transitional period at Chelsea, bring in his own young players and reinvent the club's philosophy from the very bottom. But it takes time; Barcelona didn't develop their current crop overnight, did they? So what if a few senior players are throwing their toys out the pram? They're not bigger than Chelsea and won't be around for much longer.

PORTO PLAYERS RESPECTED HIM AND WON THE TREBLE
At Porto, there weren't any individuals bigger than the club. They respected the owner's choice of manager, embracing the philosophy he chose to instill. The result? A treble in Villas-Boas' first season in charge including an unbeaten league campaign and European success. The Premier League is a step up from Portugal, granted, but there can be no doubt Villas-Boas is a precocious managerial talent and was always going to be up against it against the vastly experienced Alex Ferguson, Harry Redknapp, Arsene Wenger and Kenny Dalglish, not to mention the resources and extra time Roberto Mancini has had at Man City.


HE COULD COME BACK TO HAUNT CHELSEA LIKE MOURINHO DID
If Villas-Boas gets the boot from Abramovich he won't find himself short of options and, like Mourinho did at Inter, he will probably come up against his former charges at some stage in the Champions League. Would Chelsea rather the lessons he learns at Stamford Bridge be put to good use in West London or elsewhere?


MOURINHO FEELS THREATENED SO HE'S CLEARLY TALENTED
Mourinho was opposed to Villas-Boas' ambition to be a manager, when he left Jose's back room staff to embark on his own managerial career, in 2009. In fact, they've fallen out over it. The 34-year-old's incredible success at Porto and subsequent hring by Chelsea confirmed why Mourinho was worried.


HE HASN'T SPENT MILLIONS LIKE MOURINHO
Comparisons to the Special One are absurd when you consider their differing circumstances at Stamford Bridge. Mourinho was appointed with a blank cheque book, able to offload ten players immediately and buy whoever he pleased, whereas Villas-Boas is being forced to work with the ageing players Mourinho brought in almost ten years ago. He has splashed out once on Juan Mata and guess what? The Spaniard has been Chelsea's best player this year.


SIR BOBBY BELIEVED IN HIM
Ten years ago, the late Sir Bobby Robson - who took a young Villas-Boas under his wing at Porto - sent him to shadow George Burley, then manager of Ipswich. Burley recalls: "Bobby told me the boy was going to be something special in the coaching world. He never stopped asking questions... Jose Mourinho is a legacy of Sir Bobby, who gave him a job as his intepreter at Barcelona, but Andre is even more so as Sir Bobby took him under his wing at an early age." What would Sir Bobby make of a man with Andre's talent, who will succeed regardless of whether it's at Chelsea or somewhere else, being undermined by his players?


LOOK AT THE BIGGER PICTURE
A young, tactically astute and attack-minded manager, Villas-Boas remains the perfect choice to emulate the kind of footballing philosophy at Stamford Bridge that Pep Guardiola is reaping rewards for at Barcelona. So what if they go a couple of years without a trophy? It's clear as day that one of the problems Chelsea have is kneejerk decisions to get rid of managers - the club needs to keep the faith with their manager and they will reap the rewards. If Chelsea ever intend to dominate Europe, they should consider getting rid of the inflated egos preventing their talented manager building his own team.

0 comments:

Ronaldinho Funny Red Card

Robaldinho saat masih berseragam AC Milan. Ronaldinho yg harusnya dikasih kartu kuning, tapi wasit malah salah ambil kartu merah :ngakak

0 comments:

TOP 5 FUNNIEST MOMENTS - JOSE MOURINHO

pengen liat aksi lucu dari "The Special One" yang unik, lucu dan menggemaskan ? -_-
tonton video dari youtube berikut ini :D



0 comments:

Blogger Template by Clairvo